PENULISAN NASKAH DENGAN TEKNIK DESKRIPTIF PADA KARYA PRODUKSI DOKUMENTER TINGKATAN PROFESI DALAM PRODUKSI KERIS
Tingkatan profesi dalam produksi keris mengulas macam - macam profesi yang di butuhkan yang harus ada selama pembuatan keris berlangsung. Keris dapat dijumpai dimana saja namun, beda halnya dengan keris yang ada di daerah wonosari karanganyar yaitu terdapat sebuah besalen dan museum untuk tempat keris - keris pada zaman dahulu. Padepokan atau museum Brojobuwono yang memposisikan diri sebagai pusat pelestarian keris Indonesia.
Penulis menggali sedalam mungkin data dan fakta dari beragai sumber baik dari internet maupun riset yang dilakukan langsung dilapangan, untuk mengetahui bagaimana sebenarnya empu dan panjak dalam melakukan pembuatan keris. Penyampaian informasi melalui visual dan audio dari narasumber dan juga narator akan memperjelas pesan yang disusun karena dikonsep menggunakan teknik Deskriptif yang artinya penjabaran dari jawaban narasumber. Secara sederhana teknik deskriptif digunakan untuk memudahkan penonton karena pesan yang tersampaikan akan terdengar secara jelas.
Kata kunci : Sript Writer, Deskriptif “Tingkatan profesi dalam produksi keris” Padepokan museum Brojobuwono
Detail Information
Citation
Lailatus Sadiyah. (2022).
PENULISAN NASKAH DENGAN TEKNIK DESKRIPTIF PADA KARYA PRODUKSI DOKUMENTER TINGKATAN PROFESI DALAM PRODUKSI KERIS(Publish).Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama
Lailatus Sadiyah.
PENULISAN NASKAH DENGAN TEKNIK DESKRIPTIF PADA KARYA PRODUKSI DOKUMENTER TINGKATAN PROFESI DALAM PRODUKSI KERIS(Publish).Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2022.Laporan Praktik Terpadu
Lailatus Sadiyah.
PENULISAN NASKAH DENGAN TEKNIK DESKRIPTIF PADA KARYA PRODUKSI DOKUMENTER TINGKATAN PROFESI DALAM PRODUKSI KERIS(Publish).Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2022.Laporan Praktik Terpadu
Lailatus Sadiyah.
PENULISAN NASKAH DENGAN TEKNIK DESKRIPTIF PADA KARYA PRODUKSI DOKUMENTER TINGKATAN PROFESI DALAM PRODUKSI KERIS(Publish).Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2022.Laporan Praktik Terpadu