Detail Cantuman

TEKNIK PENYUTRADARAAN “LAISSEZ FAIRE” PADA PRODUKSI FILM “BETA PUNG NONA”(SAYA PUNYA KEKASIH)

TEKNIK PENYUTRADARAAN “LAISSEZ FAIRE” PADA PRODUKSI FILM “BETA PUNG NONA”(SAYA PUNYA KEKASIH)


Film “Beta Pung Nona”(Saya Punya Kekasih) mengangkat tentang kisah kasih dua anak manusia yang saling mencintai dalam satu atap .Usaha menciptakan karakter dalam beberapa fase kehidupan dengan konsep koreografi yang mengutamakan bahasa tubuh serta emosi sebagai narasi.memperkihatkan konten budaya adat Maluku yang melatar belkangi kisah kasih tersebut. Produksi film ini memiliki maksud untuk menyadarkan masyarkat bahwa di zaman
modern yang seperti sekarang ini tidak menutup kemungkinan untuk kita melupakan adat tradisi dan kebiasan kita dari berbagai suku,ras dan daerah.dalam pembuatan film ”Beta Pung Nona”penulis sebagai sutradara menerapkan gaya penyutradaraan Laissez Faire .Gaya penyutradaraan Laissez Faire menekankan pada sutradara yang menjadi pemimpin sekaligus motivator serta supervisor tim dan actor actor yang terlibat untuk dapat memaksimalkan daya kreativitasnya.sutradara Laissez Faire akan mengadakan sesi diskusi terlebih dahulu dengan tiap anggota tim dan actor yang terlibat untuk membahas gambar dan apa yang akan di tunjukan pada gambar tersebut lalau membebaskan kedua pemain untuk berkreativitas,mengembangkan ide dari hasil diskusi sesuai dengan kemampuan masing masing,memotivasi mereka untuk dan
membantu mencari pemecahan masalah. Dari hasil produksi menggunakan gaya penyutradaraan Laissez Faire terdapat kelemahan produksi akan berlangsung lebih lama dan sedikit sulit untuk di kendalikan.namun meski begitu kelebihan dari gaya penyutradaraan Laissez Faire adalah tiap anggota tim produksi serta pemain yang terlibat akan semakin berkembang kreativitasnya.sutradara juga dapat ikut mempelajari hal hal baru dari daya kreativitas tiap anggota tim produksi dan actor yang terlibat. Sutradara laissez Faire juga dapat melatih kesabaran dan kemampuan untuk mmberikan motivasi serta dorongan kuat tiap tiap anggota tim serta actor yang terlibat agar dapat memaksimalkan kemampuannya.



Kata kunci: Konten Budaya adat Maluku, Koreografi, Film, Sutradara, Laissez
Faire


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang Henderika Louthrend Elath - Personal Name (Pengarang)
Imam Subechi, SPT., M.SN. - Personal Name (Dosen Pembimbing 1)
Widyaningtyas Virgo Kartika, S.Sos., M.Si. - Personal Name (Dosen Pembimbing 2)
Hans Hermang Mintana S.sos , M.A - Personal Name (Penguji 1)
Edisi
No. Panggil
Subyek Tugas Akhir
Penyutradaraan Film
Teknik Penyutradaraan
Gaya Laissez Faire
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Tugas Akhir
Bahasa Bahasa Indonesia
Penerbit Akademi Komunikasi Radya Binatama
Tahun Terbit 2019
Tempat Terbit Yogyakarta
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

Henderika Louthrend Elath. (2019).TEKNIK PENYUTRADARAAN “LAISSEZ FAIRE” PADA PRODUKSI FILM “BETA PUNG NONA”(SAYA PUNYA KEKASIH)().Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama

Henderika Louthrend Elath.TEKNIK PENYUTRADARAAN “LAISSEZ FAIRE” PADA PRODUKSI FILM “BETA PUNG NONA”(SAYA PUNYA KEKASIH)().Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2019.Tugas Akhir

Henderika Louthrend Elath.TEKNIK PENYUTRADARAAN “LAISSEZ FAIRE” PADA PRODUKSI FILM “BETA PUNG NONA”(SAYA PUNYA KEKASIH)().Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2019.Tugas Akhir

Henderika Louthrend Elath.TEKNIK PENYUTRADARAAN “LAISSEZ FAIRE” PADA PRODUKSI FILM “BETA PUNG NONA”(SAYA PUNYA KEKASIH)().Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2019.Tugas Akhir

 



Media Sosial / Kanal

Facebook Repository Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta Official
Youtube Repository Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta Official
Instagram Repository Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta Official

Address

AKRB Yogyakarta
JL. Raya Janti No. 3/47 Karangjambe Yogyakarta
E: akrb@akrb.ac.id